Hot and Sexy
Free pic

kumpulblogger

Friday, October 14, 2011

Pernikahan Putri Bungsu Sultan Hamengku Buwono X Akan Berlangsung 4 Hari 4 Malam

Pernikahan Putri Bungsu Sultan Hamengku Buwono X Akan Berlangsung 4 Hari 4 Malam-Prosesi pernikahan putri Sultan Hamengku Buwono X, Gusti Kanjeng Ratu Bendara, dengan Achmad Ubaidillah atau Kanjeng Pangeran Haryo Yudanegara akan berlangsung mulai Minggu (16/10).


Berbeda dengan pernikahan tiga putri Sultan HB X lainnya, kali ini akan berlangsung di Kepatihan sesuai dengan tradisi pernikahan zaman Sultan Hamengku Buwono VII yang memerintah pada periode 1877-1920.

Pada pernikahan tiga putri Sultan HB X sebelumnya—Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Pembayun, GKR Condrokirono, dan GKR Maduretno—resepsi selalu diselenggarakan di Keraton Yogyakarta. Namun, pada pernikahan putri kelima ini tradisi pernikahan Sultan Hamengku Buwono (HB) VII dipraktikkan kembali.

”Kebiasaan pernikahan Sultan HB VII dipakai lagi. Resepsi pernikahan berlangsung di Kepatihan yang dulu menjadi tempat tinggal Patih Danurejo. Namun, pada pernikahan kali ini ada hal yang khusus, yaitu Sultan akan hadir dalam resepsi. Dulu, zaman Sultan HB VII dan sebelumnya, Sultan tak pernah hadir dalam resepsi di Kepatihan,” ujar anggota Tim Media Center, Kanjeng Raden Tumenggung Purwowinoto, kepada wartawan belum lama ini.

Prosesi pernikahan berlangsung selama empat hari empat malam mulai 16-19 Oktober. Seluruh rangkaian upacara ritual pernikahan akan diabadikan dan dijadikan film dokumenter. Film dokumenter ini akan dilengkapi dengan penjelasan-penjelasan agar mudah dipahami masyarakat umum. Proses pengambilan gambar sudah berlangsung sejak bulan Juli lalu.

Prosesi pernikahan akan berlangsung di dua kompleks berbeda, yaitu Keraton Yogyakarta dan Kepatihan.

Beberapa ritual pernikahan kedua mempelai antara lain:

- Nyantri calon pengantin laki-laki di Bangsal Kasatriyan dan calon pengantin putri di Keputren (16 Oktober).

- Prosesi siraman kedua calon pengantin secara terpisah di Bangsal Kasatriyan dan Keputren (17 Oktober).

- Prosesi akad nikah pengantin laki-laki di Masjid Parepen (18 Oktober) dilanjutkan upacara panggih di Bangsal Kencono serta pemberian ucapan selamat dari tamu di emperan Bangsal Proboyekso yang disusul resepsi di Kepatihan.

- Pamitan keua mempelai kepada orangtua Sri Sultan Hamengku Buwono X dan GKR Hemas (19 Oktober)

Pernikahan putri bungsu Sultan HB X ini mengingatkan kita pada pernikahan acara Royal Wedding Pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton. (Sumber: TabloidBintang.com)

0 comments:

Post a Comment

amung.us

trafficrevenue

adf.ly

ptp

 
//SEO SCRIPT POWERED BY MUKUND